Minggu, 06 Oktober 2013

Resume Prinsip Belajar dan Pembelajaran


Prinsip - prinsip Belajar dan Pembelajaran
Sebelum saya membahas mengenai prinsip – prinsip belajar dan pembelajaran , terlebih dahulu saya akan menjelaskan pengertiannya terlebih dahulu. Apa itu prinsip?, apa itu belajar dan apa itu pembelajaran? . Prinsip adalah ketentuan yang mengikat yang menjadikan dasar untuk berpikir. Belajar adalah suatu proses untuk merubah tingkah laku individu dengan cara berinteraksi dengan lingkungan , dimana proses yang terjadi ini sudah direncanakan dan disengaja. Sedangkan Pembelajaran merupakan proses belajar dan mengajar , dimana dalam proses tersebut terjadi sebuah interaksi antara pendidik dengan peserta didik dan sumber belajar pada lingkungan belajar.
A.    Prinsip Pembelajaran
Dalam sebuah pembelajaran terdapat unsur – unsur yang mempengaruhi proses pembelajaran tersebut . Unsur – unsur tersebut antara lain :
1.    Interaksi
2.    Peserta didik
3.    Pendidik
4.    Sumber Belajar
5.    Lingkungan
Ke-lima unsur tadi itulah yang mempengaruhi jalannya proses pembelajaran. Apabila salah satu unsur di atas itu dihilangkan maka tidak bisa dikatakan sebagai proses pembelajaran. Contohnya , apabila dalam pembelajaran tidak ada interaksi antara pendidik dengan peserta didik, proses belajar dan mengajar itu tidak akan terjadi , begitu pun unsur – unsur yang lainnya.
Kegiatan pembelajaran merupakan bagian yang paling penting dalam implementasi kurikulum. Untuk mengetahui efektifitas dan efesiensi pembelajaran dapat diketahui melalui kegiatan pembelajaran. Untuk itu dalam melaksanakan pembelajaran seyogyanya seorang pendidik tahu bagaimana membuat kegiatan pembelajaran itu berjalan dengan baik dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Prinsip-prinsip pembelajaran merupakan bagian penting yang perlu diketahui oleh seorang pendidik, dengan memahami prinsip-prinsip pembelajaran, seorang pendidik dapat membuat suatu acuan dalam pembelajaran sehingga pembelajaran akan berjalan lebih efektif serta dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Prinsip-prinsip pembelajaran yang perlu diketahui adalah :

1. Prinsip perhatian dan Motivasi
Dalam proses pembelajaran, perhatian memiliki peranan yang sangat penting sebagai langkah awal dalam memicu aktivitas-aktivitas belajar. Motivasi berhubungan erat dengan minat, peserta didik yang memiliki minat lebih tinggi pada suatu mata pelajaran cenderung lebih memiliki perhatian yang lebih terhadap mata pelajaran tersebut akan menimbulkan motivasi yang lebih tinggi dalam belajar.motivasi dalam belajar merupakan hal yang sangat penting juga dalam pelaksanaan proses pembelajaran.

2. Prinsip Keaktifan
Belajar pada hakekatnya adalah proses aktif dimana seseorang melakukan kegiatan secara sadar untuk mengubah suatu perilaku, terjadi kegiatan metrespon terhadap setiap pembelajaran.

3. Prinsip Keterlibatan Langsung / Berpengalaman
Prinsip ini berhubungan prinsip aktivitas, bahwa setiap individu harus terlibat secara langsung untuk mengalaminya, bahwa setiap kegiatan pembelajaran harus melibatkan diri ( setiap individu ) terjun mengalaminya.

4. Prinsip Pengulangan
Teori yang dapat dijadikan sebagai petunjuk pentingnya prinsip pengulangan dalam belajar, antara lain bisa dicermati dari dalil-dalil belajar yang dikemukan oleh Edward L. Thorndike ( 1974 – 1949 ) tentang law of lerning, yaitu “ law of effect, law of exercise and law of readiess “

5. Prinsip Tantangan
Implikasi lain adanya bahan belajar yang dikemas dalam suatu kondisi yang menantang seperti mengandung masalah yang perlu dipecahkan, peserta didik aka tertantang untuk mempelajariny. Dengan kata lain pembelajaran yang memberi kesempatan pada peserta didik untuk turut menemukan konsep-konsep, prinsip-prinsip dan generalisasi akan menyebabkan peserta didik berusaha mencari dean menemukan konsep-konsep, prinsip-prinsip dab generalisasi tersebut.

6. Prinsip Balikan dan Penguatan
Peserta didik akan belajar lebih semangat apabila mengetahui dan mendapat hasil yang baik. Apalagi hasil yang baik, merupakan balikan yang menyenangkan dan berpengaruh baik bagi usaha belajar selanjutnya. Balikan yang segera diperoleh peserta didik setelah belajar melalui pengamatan melalui metode-metode pembelaran yang menantang, seperti Tanya jawab, diskusi, eksperimen, metode penemuan dan yang sejenisnya akan membuat peserta didik terdorong untuk belajar lebih giat dan bersemangat.

7. Prinsip perbedaan Individual
Perbedaan individual dalam belajar, yaitu bahwa proses belajar yang terjadi pada setiap individu berbeda satu dengan yang lain baik secara fisik maupun psikis, untuk itu dalam proses pembelajaran mengandung implikasi bahwa setiap peserta didik harus dibantu untuk memahami kekuatan dan kelemahan dirinya dan selanjutnya mendapat perlakuan dan pelayanan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik itu sendiri.





B.    Prinsip Belajar

Sama halnya dengan pembelajaran , di dalam aktivitas belajar pun ada beberapa prinsip yang perlu kita ketahui , antara lain :

1.Belajar merupakan bagian dari perkembangan.
2.Belajar berlangsung seumur hidup.
3.Keberhasilan belajar dipengaruhi faktor bawaan , lingkungan , kematangan , serta usaha dari setiap individu sendiri.
4.Belajar mencakup seemua aspek kehidupan.
5.Kegiaatan belajar berlangsung pada setiap tempat dan waktu.
6.Belajar berlangsung dengan guru atau tanpa guru.
7.Perbuatan belajar bevariasi , dari mulai yang sederhana hingga yang komplek.
8.Dalam belajar terjadi adanya hambatan – hambatan.
9.Kegiatan diperlukan bantuan atau bimbingan dari orang lain.

Adapun dalam belajar terdapat empat pilar belajar , dimana dengan mengetahui ke-empat pilar ini kita dapat mengetahui apa saja yang harus kita pelajari , empat pilar tersebut antara lain :

1.Belajar mengetahui (Learning to know)
Artinya dengan belajar kita dapat mengetahui sesuatu yang hal yang asalnya kita tidak mengetahuinya hingga akhirnya mengetahuinya. Jadi dengan belajar kita dapat mengetahui hal –hal yang baru dan menambah wawasan kita.
   
2.Belajar untuk berkarya (Learning to do)
Artinya belajar untuk bagaimana kita semestinya berbuat , dengan belajar untuk berbuat ,  kita dapat berprilaku sesuai dengan kondisi tertentu. Mampu menempatkan diri dengan keadaan yang ada , sehingga langkah yang kita ambil akan lebih terarah.

3.Belajar hidup bersama (Learning to live together)
Belajar hidup bersama artinya dalam kehidupan sehari – hari kita harus bisa berbaur dengan masyarakat di lingkungan sekitar . Dengan belajar kita bisa bersosialisasi dengan masyrakat.

4.Belajar berkembang (Learn to be)
Ketika kita belajar , secara tidak langsung diri kita ini telah berkembang , dengan belajar kita dapat berkembang secara utuh dan mampu menjadikan diri kita sesuai dengan keinginan.



Dalam proses belajar terdapat juga beberapa aturan bagi guru/pendidik yang berfungsi untuk menyalurkan ilmunya ketika proses pembelajaran . Beberapa aturan untuk guru/pendidik (The Roles of a Teacher) antara lain :

1.    The Teacher as Manager.
Guru sebagai pengajar ahli (ahli di bidang mendidik peserta didiknya).
2.    The Teacher as Manager.
Sebagai pengelola (mengelola jalannya pembelajaran).
3.    The Teacher as Leader.
Sebagai pemimpin dalam kelas yang memberi pengaruh.
4.    The Teacher as Counselor.
Sebagai penasihat dan pemberi bimbingan.
5.    The Teacher as Enviromental Engineer.
Sebagai media untuk merekayasa lingkungan (mempermudah pembelajaran).
   
Ada beberapa macam variasi dalam belajar diantaranya yaitu,
Five Varieties of Learning (Gagne and Brigss)
Learning Capabillty    Performance
Verbal Information    Stating Information
Attitudes    Choosing to behave in particular way
Intellectual Skills    Using concepts and rules to solve problem ;responding to classes of stimuli as distint from recalling specific examples
Motor Skills    Excecuting bodily movements smootly and in proper sequence
Cognitive Strategy    Originating novel solutions to problems; utilizing various means for controlling one’s thingking/learning provcessis


Tidak ada komentar:

Posting Komentar